Selasa, 21 Juli 2009

TEDUH kampus KITA

Siapa yang tidak menginginkan jogging di jalanan yang teduh. Melatih otot-otot kaku menjadi lentur dan kuat. Menyehatkan raga dan pandangan. Membuat vitalitas menjadi berlipat ganda. Siapa yang tidak ingin meningkatkan kualitas hidupnya ? Kesehatan yang terjaga dan semakin baik adalah sebuah kualitas hidup. Stres memang sebuah keharusan dikehidupan yang semakin kompetitif. Tetapi mengendalikan kesehatan agar tidak terganggu oleh stres juga sebuah keharusan. Jogging di jalanan yang rindang dan tak berpolusi adalah salah satu alternatif terbaik.

Universitas Mulawarman memiliki arena jogging yang menarik. Perbatasan kampus yang memiliki panjang hampir satu kilometer ini memiliki pemandangan yang pantas untuk dilihat. Hamparan sungai dan rawa serta gedung kampus dikiri kanannya. Menyegarkan mata dipagi yang berkabut maupun di waktu sore saat matahari mulai menjauh. Berbagai pasang manusia turut berolahraga disana, menyemarakkan suasana, menyegarkan perasaan. Yang sendirian, berdua, bertiga hingga bersepuluh hadir dan mencapai ratusan orang setiap harinya. Dari yang serius meningkatkan kemampuan jogging, serius membahas masalah hati, serius menggosip hingga serius ngurusin bisnis hadir dan memberikan inspirasi bagi penyair. Lihatlah para dramawan yang berlatih olah vocal dan pegiat beladiri yang melatih pukulan dan tendangannya.

Pagi sekali atau sore sekali saat yang tepat untuk berolahraga. Menghindari terik mentari yang membakar kulit. Mungkin karena pepohonan yang tumbuh dikiri kanan jogging track itu belum membesar dan menaungi arena. Mungkin pemilihan tanaman belum menjanjikan sebuah kerindangan. Mungkin perawatan tamanan yang belum dilakukan secara baik. Sebuah suasana rindang perlu diadakan dan benar-benar diwujudkan. Supaya siapapun dia dan bagaimanapun kondisi fisik dan psikisnya dapat ber jogging ria, kapan saja.

Jogginglah pagi atau saat sore menjelang. Karena waktu kerja kita yang semakin bervariasi. Karena kita membutuhkan waktu yang berbeda-beda untuk berolahraga. Karena kita sadar perubahan perasaan sering tak membuat janji temu untuk hadir. Kita memerlukan arena yang siap pagi hingga sore untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Arena yang selalu teduh dan menyenangkan. Arena yang dipenuhi pepohonan rindang dan siap membawa angin menghampiri manusia di bawahnya.

Saya membayangkan, suatu saat, arena itu benar-benar rindang. Dengan orang yang berlalu lalang. Dengan penjual minuman dan makanan ringan yang dipoles rapi. Dengan berbagai aktivitas olahraga dan seni yang menginspirasi.

sebuah tips dari Mas CaturTerima Kasih

Tidak ada komentar: