Selasa, 31 Agustus 2010

mumpung hujan

mumpung hujan
tanah menjadi lembab dan basah hingga beberapa dalamnya
cacing bebas berkeliaran dan unsur hara berhambur saling menyuburkan

mumpung hujan dan udara dingin
saat yang tepat untuk menanam, mengurangi capek akibat terik mentari
menuai harapan akan tumbuhnya bibit tanaman

mumpung hujan
menanamlah... ber amal lah... dikehidupan yang makin kering ini
mumpung hujan
hijaukanlah bumi... sebisa kita

Senin, 30 Agustus 2010

kulihat lagi... hari ini

potongan-potongan kayu itu banyak bertumpuk
menyisakan pemandangan ksong dihalaman sebuah fakultas
hatiku sedih... sedih... dipagi itu

mungkin yang punya kebijakan tak tahu
mungkin yang punya kebijakan punya maksud lain
hanya saja, yang kulihat adalah sebuah kegersangan baru.

tak banyak yang sadar tentang pentingnya hijau
meski bumi tlah semakin jelas menampakkan panasnya
tak banyak yang ingin teduh
meski keluhan tentang cuaca panas tak pernah habis

hari ini kulihat lagi... mungkin karena ketidaktahuan

Jumat, 20 Agustus 2010

2 hari tidak konsisten

betapa gelisahnya hatiku
2 hari tidak konsisten
seperti hilangnya 2 hari yang menyegarkan bumi
seperti hilangnya 2 hari keabadian bunga dan daun
seperti hilangnya 2 hari mengaji dan sembahyang

konsisten menanam seperti konsisten beramal
tak ada yang lebih baik dari amal besar selain amal konsisten
tak ada yang lebih bernilai dari proyek perusahaan selain konsisten mendapat proyek

konsisten menjamin masa depan
konsisten menjelaskan ketenangan dan keabadian

2 hari tidak konsisten,
menjadi teguran bagiku,
untuk kembali dan terus menghijaukan,
tanpa henti

Minggu, 15 Agustus 2010

Senyum terima kasih pada tuhan

Ya tuhan ku terima kasih atas pagimu yang tenang dan sejuk
Terima kasih untuk pepohonan dan ayam yang mencari makan
Terima kasih karna kubisa menghirup nafas panjang dari udara segar
Dan izinkan aku tuk selalu bangun dan menikmati pagi mu yang suci

Jumat, 13 Agustus 2010

konsisten menyiram

selalu lah konsisten... meski kemarau datang
selalu lah konsisten... anggaplah mereka adalah binatang kesayangan
selalu lah konsisten... karena mereka yang menyegarkan bumi
selalu lah konsisten... seperti engkau bernafas, berdoa, dan bekerja
selalu lah konsisten... untuk bersyukur pada apapun nikmat Tuhan

selalu lah konsisten... untuk menyirami tanaman-tanamanmu, amal-amalmu

Kamis, 12 Agustus 2010

lumpur parit

meski tampak tak berguna dan seperti mengganggu drainase, keberadaan lumpur parit layak dijadikan media tumbuh bagi tanaman.

kandungan asam/basa yang terlalu tinggi pada dasarnya kurang baik, namun tanaman bisa saja beradaptasi dengan hal tersebut. apalagi udara dan air hujam membantu menetralisir keadaan apapun menjadi normal.

lumpur parit setiap hari kuangkut, dan kumasukkan ke pot-pot plastik tanaman gantungku.

lumpur parit yang bau itu kubiarkan mengendap dan diterpa mentari dan hujan. jika ada tanah biasa yang nganggur, kucampurkan. jika ada serpihan kayu atau kertas, kucampurkan. dan aku berharap dapat media tanam yang layak.

mungkin karena tanaman bunga-bungaan yang kusiapkan bukan dari pembelian maka aku tidak bermasalah dengan media tanam. mungkin karena keberhasilan uji coba pada tanaman-tanaman sebelumnya maka aku tidak bermasalah dengan media tanam berikutnya.

mungkin karena niatku baik... dan Tuhan merestui uji coba ini.

Minggu, 08 Agustus 2010

PUNCAK SAMARINDA

Selalu kusebut istilah itu… dan semoga suatu saat masyarakat umum menyatakan hal yang serupa. Dari sini pemandangan kota terlihat, bahkan hingga ke Sungai Mahakam yang nun jauh di bawah sana.

Wilayah ini adalah gunung dan gunung. Membentang dengan pepohonan kakao dan buah-buahan lain. Melewati villa-villa mewah dan rumah-rumah panggung. Petani dan areal tambang berselang seling dan berdampingan.

BERAMBAI, nama wilayah ini, adalah jalan berkilo-kilo meter yang meliuk menanjak dan menurun. Pagi yang dingin dengan selimut kabut membentang diantara daun pepohonan kebun dan hutan.

BERAMBAI yang kaya dengan bahan tambang dan pemandangan. BERAMBAI yang layak menjadi surga wisata dan peristirahatan. BERAMBAI yang nantinya akan ditumbuhi banyak kolam-kolam bekas tambang.

Air terjun BERAMBAI adalah yang tertinggi dan terbesar di samarinda. 4 lantai 4 tempat bersantai 4 alasan untuk dikembangkan. Tempat kemping bagi anak sekolah dan warga yang bersantai. Air terjun yang berasal dari sela-sela akar pepohonan. Entah sampai kapan air mengalir, entah sampai kapan keindahan akan bertahan.

Wilayah ini adalah sebagian hutan lindung. Wilayah ini adalah juga calon hutan kota. Yang memberi kesegaran warga. Yang memberi oksigen bagi seluruh mahluk.
Siapapun yang belum pernah melihat tempat ini, datanglah. Siapapun yang ingin memiliki sebidang surga, beli lah. Siapapun yang mau dengar kearifan, sikap keras dan keluguan, nikmatilah.

Di sini, di BERAMBAI… PUNCAK SAMARINDA.

Jumat, 06 Agustus 2010

Hijaukan kampus kita bapak / ibu

terima kasih TUHAN, kau berikan aku waktu untuk diam dan kemudian menulis surat ini.

kepada yang terhormat
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
Universitas Mulawarman, beserta seluruh civitas akademika.

Assalamu'alaikum wr wb.
Kemegahan dan kerapian bangunan kampus kita ini sungguh membuat kita bangga. Banyak yang mendapat manfaat, dan banyak yang memiliki kenangan disini, termasuk bapak dan kakak saya.

Keagungan kampus ini akan menjadi lebih indah bila tempat parkir nya ternaungi dengan pepohonan yang meneduhkan. supaya dingin mobil dan motor kita. supaya dingin kepala kita. supaya enak ngobrol di halaman kita, dan supaya oksigen memenuhi otak dan membuat kita semua makin pintar.

Keteduhan kampus dengan jejeran rapi pepohonan rindang akan bermanfaat bagi tersedianya air tanah, jalur yang baik untuk jogging pagi dan sore, serta lebih enak sebagai latar belakang gambar foto.

Di samping tiang-tiang bangunan cantik untuk di beri pepohonan. di bawah pepohonan cantik untuk diberi bunga-bunga. dan di antara bunga-bunga layak tersedia rerumputan sebagai sarang cacing menyuburkan bumi. penanggulangan global warming bisa kita lakukan dari hal kecil.

Teman-teman alumni mampu untuk menyumbang, bahkan semoga senang bila nama kita terabadi di tiap pepohonan yang ditanam dan dipelihara. Sumbang ilmu, sumbang tenaga, sumbang pepohonan.

Kampus kita layak untuk lebih hijau. lebih teduh.

Assalamu'alaikum wr wb

Catur Febri Hananto (alumni unmul)
Club Menanam & Hijauteduh.com / radio metro unmul

Kamis, 05 Agustus 2010

becek

tanah becek itu serasa indah bagiku
membuatku selalu dan selalu bergerak untuk mencuci motor
agar berkeringat, dan badan menjadi segar.

tanah becek menyimpan air, dan meneruskannya ke bawah permukaan
mengisi relung-relung air tanah
menyiapkan makanan bagi tanaman

jika ada warga yang mengeluh, aku tidak
jika ada warga yang ingin di aspal, aku tidak

aku merasa tidak bermasalah dengan becek
karena aku tidak mencuci pakaian sendiri
karena aku punya banyak waktu dalam hidup ku

Senin, 02 Agustus 2010

alhamdullillah

hujan datang, sedikit sedikit
memberi kesempatan tanah untuk menyerap
akar tuk menyerap,
drainase untuk mengalirkan

alhamdulillah
hujan menyegarkan udara
dan menghantar biji-biji ke tanah
serta menumbuhkan akar-akar

alhamdulillah
ketenangan hadir dari riuh rendah hujan
menghadirkan dingin yang menyenangkan
dan kantuk yang menyehatkan

alhamdulillah
usai hujan terbitlah mentari
yang datang tuk mengeringkan
dan membuat badan manusia dan tetumbuhan lebih segar

alhamdulillah
izinkan aku tuk mensyukuri nikmat Mu Tuhan
agar kau beri nikmat yang jauh lebih banyak
dari hamba-hamba Mu yang bersyukur

Minggu, 01 Agustus 2010

3 batang pohon

aku punya 3 anakan pohon sukun
diberi tetanggaku
sehari kubiarkan... malas menanam
dua hari kubiarkan... masih malas
dan hari ketiga... kok hari terasa panas.

aku harus menanamnya, dikebunku
dekat rumahku
sebelum ia mati
dan aku menyesalinya